Poltekkes Kemenkes Palembang secara resmi memulai langkah besar dalam memperkokoh pilar penjaminan mutu melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Persiapan Reakreditasi Program Studi Keperawatan Program Sarjana Terapan Tahun 2025. Diselenggarakan selama tiga hari penuh, mulai 14 Desember 2025 – 15 Desember 2025, kegiatan ini dipusatkan di Gedung Kampus Sukabangun dengan mengusung konsep hybrid. Inovasi pelaksanaan ini memungkinkan integrasi komunikasi antara peserta luring dan daring melalui platform Virtual Zoom Meeting, menciptakan ruang kolaborasi yang dinamis bagi seluruh sivitas akademika dalam menyusun strategi pemenuhan standar mutu pendidikan kesehatan.

Direktur Poltekkes Kemenkes Palembang, Bapak Muhamad Taswin, S.Si., Apt., M.M., M.Kes., dalam pidato pembukaannya menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar ajang administratif untuk meraih predikat di atas kertas, melainkan manifestasi dari “Budaya Mutu” yang harus mendarah daging di setiap lini institusi. Beliau menekankan bahwa persiapan yang matang di mulai dari akhir tahun 2025 ini merupakan investasi strategis untuk memastikan Program Studi Keperawatan Sarjana Terapan mampu memberikan bukti nyata atas keunggulan tata kelola, riset, dan pengabdian masyarakat. Pendampingan teknis dari pakar akreditasi, Dr. Bedjo Santoso, S.Si.T., M.Kes., memberikan perspektif kritis bagi tim penyusun dalam membedah instrumen terbaru serta merumuskan analisis SWOT yang tajam dan berbasis bukti faktual.

Satu hal yang menjadi sorotan dalam Bimtek kali ini adalah semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh berbagai program studi dari luar ibu kota provinsi. Secara serentak melalui ruang virtual, tim dari Program Studi Keperawatan (Kampus Kab. Lahat) Program Diploma Tiga dan Program Studi Kebidanan (Kampus Kab. Muara Enim) Program Diploma Tiga turut menyimak setiap detail materi dengan penuh antusias. Tak ketinggalan, Program Studi Sanitasi serta Program Studi Pengawasan Epidemiologi Program Diploma Tiga juga terlibat aktif dalam diskusi. Kehadiran prodi-prodi lintas wilayah ini membuktikan adanya sinergi yang solid di bawah payung Poltekkes Palembang, di mana keberhasilan satu prodi menjadi keberhasilan bersama dalam mencapai visi institusi yang unggul dan berdaya saing global.

Melalui diskusi interaktif dan simulasi penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED), para peserta didorong untuk mengeksplorasi setiap potensi dan inovasi yang telah dilakukan selama masa siklus akreditasi berjalan. Harapannya, dokumen yang disusun tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi juga mampu bercerita tentang transformasi kualitas pendidikan yang berdampak langsung pada kompetensi lulusan. Dengan akselerasi persiapan yang terukur dan dukungan penuh dari jajaran pimpinan direktorat, Poltekkes Kemenkes Palembang optimis bahwa raihan akreditasi “Unggul” pada tahun mendatang akan menjadi pintu gerbang bagi institusi untuk semakin diakui secara profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Leave a Comment